CARA MENDAFTAR DOMAIN GRATIS

Sebagai contoh bagaimana me-Register atau mendaftarkan nama domain gratis, keta akan mendaftarkan nama domain dengan co.cc.

Berikut Langkah-langkahnya:

1.Buka website alamat  dari co.cc klik disini. Pada homepage kita akan menemukan form isian untuk mencarai nama domain.

2.Masukan nama domain sesuai yang anda inginkan dan klik tombol Check Availability.

3.Apabila nama domain yang anda inginkan masih tersedia, anda akan diberi informasi bahwa nama domain masih tersedia, dan anda bisa melanjutkan proses Registrasi.

4.Kilik tombol Continue to registration untuk meneruskan proses pendaftaran. Sebelumnya perlu diperhatikan apakah domain yang tersedia tersebut termasuk domain yang gratis atau tidak, apabila domain yang anda pilih termasuk nama domain yang bagus, pihak co.cc mengenakan biaya sejumlah tertentu. Kita bisa mengetahui apakah nama domain yang dipilih temasuk gratis dan keterangan -One year domain registration for $0.

5.Setelah itu anda akan dibawa ke halaman selanjutnya, klik link Create Account yang ada di bagian bawah halaman, kemudian anda akan dibawa kehalaman pengisian form. isi semua form yang diminta, kemudian klik tombol Create Account dibagian bawah halaman.

6.Setelah semuanya diisi dengan benar anda akan dibawa ke halaman selanjutnya dan akan tampil pesan your new domain has been successfully registered. Anda jufa akan mendapatkan konformasi email sebagai tanda bahwa pendaftaran nama domain berhasil.

Demikian yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat.

INSTALASI SLACKWARE 12

  1. Masukan CD/DVD Slackware 12
  2. Seting di Vmware nya, setelah selsai lalu jalankan start Vmware
  3. Akan muncul Prompt Slackware Seperti dbawah ini :

Tekan Enter untuk melanjutkan instalasi.

4.Selanjutnya akan memilih type keyboard Tekan Enter


5.Sekarang ketik root pada login (User root adalah akses tertinggi pada linux) Enter


6.Ketikan cfdisk untuk membuat partisi

7.Pilih New

8.Pilih Primary

9.Masukan size partisinya

10.Pilih beginning

11.pilih type

12.langsung enter

13.Ketikan 82 sebagai SWAP

14.Buat partisi yg kedua pilih new seperti pembuatan partisi pertama

15.Pilih Logical

16.Langsung Enter karena partisi hardisk tersisa lalu pilih kembali type, dan ketikan 83


17.arahkan ke partisi SWAP dan pilih bootable

18.arahkan ke partisi ke dua dan pilih write

19.ketikan yes

20.pilih quit

21.ketikan setup

22.Pilih Addswap lalu ok

23.Pilih No

24.Langsung tekan  OK

25.Pilih /dev/hda5 lalu select

26.Pilih Format lalu ok

27.Lalu Pilih ext3 sebagai filesystem

28.Pilih install from a Slackware CD or DVD lalu ok

29.Pilih auto lalu OK


30.Pilih A base linux system lalu ok

31.Pilih paket full

32.Proses penginstalan sedang berlangsung

33.Pilih skip lalu continue

34.Pilih no modem lalu ok

35.Pilih simple lalu ok

36.Pilih standard lalu ok

37.Optional LILO di kosongkan saja lalu ok

38.Pilih MBR lalu ok

39.Pilih jenis mouse yg digunakan, disini kami menggunakan jenis Mouse USB

40.GMP configuration pilih yes

41.Configuration network pilih yes

42.Masukan hostname contoh : feri27

43.Masukan domain contoh : feri.net

44.Pada setup ip address pilih static ip lalu ok

45.Masukan ip nya misalkan 192.168.2.2

46.Netmask langsung ok

47.Masukan gateway internetnya misalkan 192.168.1.1

48.Setting nameserver pilih yes

49.Masukan primary nameserver misalkan 192.168.1.1

50.Bila konfigurasi tadi sudah sesuai pilih accept,bila belum pilih edit

51.Pada konfigurasi startup plih rc.sshd

52.Untuk font configuration pilih NO

53.Untuk hardware clock set to utc pilih NO

54.Untuk timezone configuration sesuaikan negara

55.Setup default window manage for x pilih xinitrc.kde

56.Pengisian password untuk root pilih yes..

57.Isikan password (pengetikan password tidak terlihat hati-hati lupa)

58.Penginstalan selesai tekan enter

59.Pilih exit lalu ok

60.Ketikan reboot


61.Pada saat login ketikan root dan masukan password yang tadi telah anda buat

62.Ketikan startx untuk memulai

63.Pada tampilan selanjutnya klik next

64.Pilih kde lalu next

65.Langsung pilih next

66.Sesuaikan style lalu next

67.Klik finish

Tampilan slackware 12.0

Begitulah Sekilas cara menginstal Slackware12…

Semoga Bermanfaat…

sharing Device & Sharing Folder

1.Langkah langkah sharing device

1.setting ip terlebih dahulu dengan cara seperti gambar di bawah ini

 

 

2.cek apakah ip tersebut sudah terdeteksi dengan cara ping alamat_ip

3.pilih device yang akan di sharing kan disini saya mengguankan cd/dvd caranya klik kanan->properties->sharing
lalu ikuti langkah gambar berikut

4.setelah itu klik apply-ok lalau apabila sudah terkoneksi/tersharekan maka akan ada gambar tangan di drive yang di sharekan seperti gambar di bawah ini

 

2.Share folder

cara yang dilakuakan sama seperti saat melakukan sharing pada drive namun bedanya ini dilakuan terhadap folder.Karena ip sudah di set sebelumnya maka kita tinggal mekaukan sharing terhadap folder

1.Buat folder di mana saja dengan cara klik kanan->new->folder
lalau beri nama folder itu
2.setelah folder terbentuk klik kanan->properties->sharing
seperti gambar di bawah ini

3.setelah itu klik apply->ok maka folder telah ter share kan dengan network

 

3.Map Networking

1.Pertama masuk ke run, start->run
lalu ketika//alamat_ip seperti gambar dibawah ini

2.Apabila langkah di atas telah dilakukan maka akan masuk ke lokasi yang dituju
setelah itu lihat apakah ada drive yang tershare di sana lalu klik kanan->map network drive

3.Lalu akan muncul tampilan seperti ini dan pilih drive nyasebagai z: lalu pilih finish seperti gambar di bawah ini

4.Apabila sukses maka drive tadi akan termasuk ke dalam bagian network drive

 

Demikian yang bisa saya jelaskan semoga bermanfaat….

TCP/IP ADRESS

PROTOCOL

-OSI

Dinamakan OSI karena model ini ditunjukan untuk interkoneksi open system.Open System diartikan sebagai suatu system yang terbuka untuk berkomunikasi dengan sistem-sistem lain yang berbeda arsitektu maupun system operasi.

-TEP/IP

TCP/IP adalah singkatan dari Tranmission Control Protocol/Intrenet Protocol. TCP bertugas menerima pesan elektronik dengan panjang sembarang dan membaginyake dalam bagian-bagian berukuran 64 kb.

 

7 Osi layer TCP/IP
Aplication Aplication
Presentasion  
Session  
Transport Transport
Network Internet
Data link Network access
Physial  

 

IP ADRESS

 

32bit= 223 => 4milyar

 

  NET HOST  
W X Y Z
8bit 8bit 8bit 8bit
       

 

00000000 = 0

11111111 = 225

1×27 1×26 1×25 1×24 1×23 1×22 1×21 1×20

IP Adress di bagi menjadi beberapa kelas diantaranya :

 

CLASS A

15 byte = 0

Net leght = 8                   1 All

Net host leght = 24                0 All

Net range =

0     0000000 = 0   128 ( nilai menjadi 128 karena 0                                                                                                            tersebut dianggap 1 )

0    1111111 = 127

 

Ket :       0 = net id

127 = local host

255 = Brodcost

 

IP use = 1.0.1.0 S/d 126.225.225.254

 

∑ net = 2n = 28-1 =27 = 128

∑ host = 2n-2 = 224-2

= 16.777.216-2

= 16.777.214

Smask = 225.0.0.0

 

 

CLASS B

15 byte = 10

Net leght = 16                   1 All

Net host leght = 16                0 All

Net range = 10    000000 = 128

10    111111 = 191

 

IP use = 128.0.0.1 S/d 191.225.225.254

 

∑ net = 2n = 216-2 =214 = 16.384

∑ host = 2n = 216-2 = 65.536.-2

= 65.534

Smask = 225.255.0.0

 

CLASS C

15 byte = 110

Net leght = 24                   1 All

Net host leght = 8                0 All

Net range = 110    00000 = 192

110    11111 = 223

 

IP use = 192.0.0.1 S/d 223.225.225.254

 

∑ net = 2n = 224-3 =221

= 2.097.214

∑ host = 2n = 28-2 = 254

 

Smask = 255.255.255.0

 

Mencari alamat net id menggunakan oprasi and

 

Contoh :  IP 17.10.35/8

 

128  64  32  16  8  4  2  1

 

ubah kedalam bilangan biner

 

00010001.00001010.00000011.00000101

11111111.    0           .       0        .         0               And

00010001.    0           .       0        .         0

 

Maka net id akan ditemukan yaitu : 17.0.0.0

 

Dasar Jaringan Komputer

1.1 DASAR JARINGAN KOMPUTER DAN TCP/IP

A. Pengertian Jaringan komputer :

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.

 

B. Jenis-Jenis jaringan berdasarkan jangkauan :

Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :

a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.

Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relative kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.

Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuanworkstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.

 

b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan

Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atau Surabaya.

c. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar

Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda

satu diantara yang lainnya.

 

C. Topologi/Bentuk Fisik Jaringan :

Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan yang umum dipakai adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin (Ring).

 

a. Topologi Jaringan Mesh

Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

b. Topologi Jaringan Bintang (Star)

Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.

c. Topologi Jaringan Bus

Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.

d. Topologi Jaringan Pohon (Tree)

Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .

e. Topologi Jaringan Cincin (Ring)

Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem. Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringanbertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan client yang lain.

 

Profil Kampus

Sekretariat LPKIA
Jl. Soekarno Hatta no. 456 Bandung 40266
Telp/Fax : (022) 7564282, 7564283, 7564284
www.pknlpkia.ac.id

Tips menggunakan Restore my files untuk mengembalikan doc/xls yang terinfeksi virus

Tips menggunakan Restore my files untuk mengembalikan doc/xls yang terinfeksi virus

Kategori Tips & Tricks, Virus | 25,587 views | 61 Comments

Saat ini sepertinya sudah banyak tools/program yang sudah bisa memperbaiki dokumen ( word, excel dkk ) yang terinfeksi virus. Berikut tips untuk mengembalikan file yang terinfeksi virus tersebut dengan program Restore my files, sekalian tutorial singkat penggunaan program ini. Karena mungkin banyak yang belum bisa menggunakan / memanfaatkan fasilitas yang ada.

 

Tutorial Restore my files

Tampilan program ini cukup sederhana dengan beberapa tombol. Berikut penjelasannya :

Menu di bagian atas :

  • Look in, Edit box paling atas adalah lokasi folder / drive yang akan dicari file / dokumennys ( bisa klik tombol browse disampingnya [ dengan titik tiga ] )
  • Extention, pilih atau isi dengan ekstensi file yang ingin dicari, biasanya *.exe.
  • Find, untuk mencari semua file dengan ekstensi yang diisikan
  • Stop, untuk menghentikan pencarian
  • Restore File, untuk mendeteksi file yang tampil apakah merupakan dokumen office yang terinfeksi virus atau tidak, jika ya akan mengembalikan dokumen aslinya, jika tidak akan diabaikan.
  • Stop Restore, untuk menghentikan proses Restore File
  • Delete infected files, untuk menghapus file yang lama ( terinfeksi ) setelah berhasil di kembalikan seperti semula.
  • Rename with, untuk mengganti ekstensi file dokumen yang terinfeksi virus setelah berhasil menggembalikan dokumen. Ekstensi file bisa diisikan di kotak sebelah kanannya. Defaultnya berisi _vrs. Jadi dika dokumen yang terinfeksi virus namanya dokumenku.exe akan menjadi dokumen._vrs.
  • About, tentang program dan cara penggunaan secara ringkas

Menu di bagian bawah ( mulai dari kiri ke kanan ) :

  • Select All, untuk memilih semua file yang ada di daftar file (hasil pencarian).
  • Clear All, tidak memilih satu pun file di daftar file.
  • Clear Result, untuk menghapus semua daftar file ( bukan menghapus file-nya, hanya daftar yang tampil saja )
  • Delete List, untuk menghapus daftar yang dipilih ( bisa dilakukan multi-select dengan menekan tombol ctrl+click atau Shift+Click untuk memilih file yang urut atau juga dengan drag mouse).
  • Delete files, menghapus file yang dipilih ( muncul konfirmasi )
  • Rename files, untuk mengganti ekstensi file yang dipilih dengan ekstensi disamping-nya. Default-nya sudah terisi dengan vrs (Akan muncul konfirmasi ).

Program Restore my files ini bisa mengembalikan file yang terinfeksi dan tidak tergantung dari berapa ukuran virus asli-nya ( saya sendiri sudah mencoba dan menemukan 3 varian virus seperti ini dan semua bisa dikembalikan dengan baik ). Tetapi saya sarankan untuk mengaktifkan opsi Rename with, baru setelah semua dokumen sudah berhasil dikembalikan dan tidak ada masalah baru file tersebut dihapus.

 

Cara Penggunaan

  1. Cari folder yang terdapat dokumen yang akan dicari, program ini juga akan mencari dokumen di sub folder tersebut.
  2. Jika terdapat file yang cukup besar mungkin lebih dari 20 MB dan jelas-jelas bukan virus silahkan dihapus dari daftar dengan menekan tombol Delete atau file tersebut dipilih dan klik Tombol Delete List.
  3. Klik Restore File untuk mengembalikan dokumen yang terinfeksi.
  4. Disarankan memilih opsi Rename files daripada Deleted infected files, nanti jika dokumen sudah kembali normal baru dokumen yang sudah direname tersebut dihapus
  5. Jika file tidak berhasil di restore coba lihat Tips Penggunaan dibawah ini.
  6. Jika file terinfeksi tetapi masih juga belum bisa di restore, silahkan email atau memberitahu.

 

Tips penggunaan

Terkadang file yang di restore muncul keterangan infected… tetapi tidak berhasil di restore. Ini biasanya terjadi jika dokumen tersebut berada di flash disk. Hal itu menunjukkan bahwa kemungkinan file itu terinfeksi virus, tetapi tidak berhasil membacanya. Bahkan terkadang file itu tidak bisa dibuka dan dihapus. Maka alternatifnya, silahkan dipilih
file-file tersebut atau pilih semua file juga tidak mengapa, kemudian silahkan di rename ( klik Rename files ) dengan mengisikan ekstensi baru di kotak sampingnya ( sudah ada text vrs, atau bisa diganti dengan yang lain ). Jika sudah berhasil, maka file yang tampil akan berganti ekstensi dari *.exe menjadi *.vrs.

 

Setelah ekstensi file diganti baru lakukan restore file. Biasanya tips ini berhasil mengembalikan dokumen tersebut. Sedangkan file yang tidak terinfeksi dan terlanjur di rename menjadi *.vrs silahkan di rename lagi ke ekstensi asalnya misalnya *.exe ( rename dengan program ini juga, caranya silahkan dicari file dengan ekstensi *.vrs )